Cheria Tour Menyediakan Paket Tour Dan Wisata Dunia

Low Cost, Lots Of Benefit
Ayo temukan dan wujudkan liburan impianmu bersama Cheria Tour

Seluk Beluk Negara Mongolia

Seluk Beluk Negara Mongolia


Jika anda bosan dengan tempat wisata yang itu-itu saja, Cheria Tour menyarankan anda sekeluarga untuk berwisata muslim seru ke Negara Mongolia.

Mengapa harus ke Negara Mongolia? Mungkin jarang sekali orang yang mengetahui Seluk Beluk Negara Mongolia, nah maka dari itu yuk mari sama-sama kita simak apa saja sih yang menarik dari Negara ini.

Mongol atau Mongolia adalah sebuah negara yang berbatasan langsung dengan Rusia dan Cina. Kebudayaan Mongol ini sangat dipengaruhi oleh cara hidup para Nomaden Mongol. Kebudayaan Mongol juga dipengaruhi oleh bangsa Tibet, Tibetan Buddhism, Cina dan Rusia. Kebudayaan Mongol juga diwarnai oleh banyaknya cerita rakyat dan pahlawan epic dari zaman kuno. Hal ini terlihat dari penamaan ibukota Mongolia, Ulan Bator yang diambil dari kata Baatar yang artinya pahlawan.

Ulan Bator Mongolia
Ulan Bator

Mongolia juga memiliki karya sastra yang terkenal. Salah satu karya sastra tertua Mongol yang paling terkenal di dunia adalah The Secret History of Mongols. Selain itu, sastra tertulis lain yang sudah banyak dikenal adalah Alliterative Verses atau √úligers yang artinya dongeng.

The Secret History Of Mongols
The Secret History Of Mongols

Kebanyakan cerita-cerita itu berisi tentang kehidupan atau cerita tentang dua kuda putih milik penguasa Mongol terbesar yaitu Jenghis Khan. Karena sejak dulu, kuda telah menjadi semacam peran penting untuk masyarakat Mongol, baik itu dalam kehidupan sehari-hari ataupun di dalam seni. Cerita yang tak kalah terkenal yaitu cerita peperangan tentang kemenangan Oirad atas Mongol, Khan Kharangui, Bum Erdene, dan banyak lagi.

Keunikan lain yang didapat dari kekayaan budaya Mongol yaitu The Yurt atau Ger (Mongolian : Yurt, ger = rumah), Ger adalah rumah tenda masyarakat Mongolia dan sudah menjadi identitas nasional Mongolia. Dalam The Secret History of Mongols, disebutkan bahwa dulunya Jenghis Khan, seorang pemimpin Mongol pernah tinggal di rumah tenda dan hingga sekarang masih banyak diikuti oleh masyarakat Mongol. Rumah tenda ini dapat dipindah-pindahkan dan dapat juga menahan badai dahsyat. Kebanyakan rumah-rumah tenda ini didirikan secara berkelompok di daerah Gurun Gobi, tapi ada juga sebagian masyarakat yang masih mendirikannya di daerah Yurts atau bahkan di Ulan Bator.


The Yurt
The Yurt

Kebudayaan suatu negara dapat diwarnai juga dengan berbagai festival ataupun perayaan. Di Mongol ada beberapa perayaan besar yang diadakan tiap tahunnya yaitu Naadams Festival, Naadams itu sendiri berarti Permainan. Festival ini terdiri dari beberapa perlombaan, yaitu kompetisi panahan, pacuan kuda dan pertandingan gulat. Festival ini biasa diadakan pada 11-13 Juli setiap tahunnya di Ulan Bator.

Mongolia juga memiliki permainan tradisional, yaitu Muushig. Muushig adalah sebuah permainan kartu tradisional yang kini sudah hilang. Masyarakat Mongol juga biasa menggunakan sendi tulang domba untuk memainkan sebuah permainan, biasanya tulang itu digunakan sebagai dadu atau token. Permainan lainnya yang unik yaitu adalah Morra seperti permainan “Gunting, Batu, Kertas”.

Festival lainnya yang terkenal yaitu perayaan Tsagaan Sar atau Festival Bulan Putih, perayaan ini setara dengan perayaan Tahun Baru Cina dan biasanya jatuh pada bulan Januari atau Februari tiap tahunnya. Pada perayaan ini, biasanya orang-orang akan saling mengunjungi dan bertukar hadiah, biasanya Khadags, dan juga acara makan Buuz dalam jumlah yang banyak.


Tsagaan Sar
Tsagaan Sar

Makanan orang-orang Mongol kebanyakan berbasis daging dan produk olahan susu dengan berbagai variasi berbeda di tiap daerahnya. Mutton atau daging kambing adalah yang paling banyak dikonsumsi. Di beberapa daerah di bagian Mongol selatan, masyarakat lebih sering mengonsumsi daging unta dikarenakan wilayah yang sangat berdekatan dengan Gurun Gobi, sementara masyarakat di daerah pegunungan di bagian utara Mongol, lebih sering mengonsumsi daging sapi termasuk yak.

Hidangan popular lainnya dari Mongol yaitu Buuz (sejenis pangsit daging), Khuushuur (Pastry atau kue daging), Khorkhog (Sup daging) yang biasa dihidangkan khusus untuk tamu, dan juga Boortsog (Biskuit manis). Sedangkan makanan utama orang-orang Mongol lebih dikenal dengan sebutan Mongolia Barbeque.


Mongolia juga memiliki tradisi musik yang sangat tua. Elemen tradisional musik Mongol terletak pada cara bernyanyi orang mongol yang menggunakan teknik menyanyi dengan tenggorokan, juga pada Morin Khuur yaitu alat musik tradisional mongol berupa biola dengan ujung senar berbentuk melengkung seperti kepala kuda. Melodi Mongol biasanya berupa harmoni pentatonic dengan nada akhir yang panjang. Baru pada abad ke 20 musik klasik barat mulai mempengaruhi musikalitas Mongol.

Morin Khuur
Morin Khuur

Tarian unik dari Mongol juga menjadi salah satu unsur budaya penting bangsa Mongol. The Mongolian Waltz adalah tarian unik dimana tarian ini melibatkan kuda di dalamnya. Tarian ini melibatkan seorang pria dan seorang wanita yang menari bersama tetapi mereka menunggangi kuda dan saling berputar satu sama lain diiringi musik tradisional mongol dan hentakan kaki kuda akan memberikan nada tersendiri sehingga tarian ini disebut tarian waltz.

Mongol juga memiliki pakaian tradisional untuk mempresentasikan kebudayaan negaranya. Pakaian tradisional Mongol sendiri banyak berubah sejak jaman kekaisaran karena harus menyesuaikan dengan kondisi di padang pasir dan juga pola hidup masyarakat Mongol yang nomaden. Ada beberapa perbedaan antara pakaian adat Mongol tradisional dengan pakaian adat Mongol modern.

Deel atau Kaftan, adalah pakaian tradisional Mongol yang dikenakan sehari-hari ataupun pada hari-hari khusus. Deel adalah pakaian longgar panjang berlengan, memiliki kerah tinggi dan banyak aksen kain menumpuk di bagian depan. Deel dipadukan dengan selendang yang diikatkan di bagian pinggang (seperti Obi di Jepang). Sedangkan Deel modern lebih memiliki variasi jahitan dekoratif, kerah yang lebih pendek dan terkadang lebih memiliki ornamen khas Mandarin. Panjang dari Deel sendiri hanya ¾ bagian panjang kaki, sehingga orang Mongol juga memadukannya dengan celana panjang longgar, terkadang para wanita memadukannya dengan rok panjang.

Mongolian Traditional Costume
Mongolian Traditional Costume
 
Jika anda sudah mengetahui Seluk Beluk Negara Mongolia, jangan sampai melewatkan Wisata Muslim Mongolia dan juga Paket Tour Wisata Silk Road Mongolia dari Cheria Tour & Travel yang pastinya seru dan terjangkau. Kunjungi juga Paket Tour Wisata Lengkap untuk referensi paket wisata menarik lainnya. Semoga bermanfaat.


No comments:

Post a Comment

Copyright © 2012 - 2013 CheriaTour.com - Biro Tour Wisata Muslim Indonesia. All Right Reserved